• Pelabuhan Sungai Jang No.38
  • (0771) 22153/ 0822 8522 4163
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
38 dilihat       27 Maret 2026

BRMP Kepri Bergerak Cepat jawab Arahan Mentan: Diseminasi Padi Tahan Kekeringan Hadapi Kemarau 2026

TANJUNGPINANG – Instruksi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada petani untuk memanfaatkan varietas padi tahan kekeringan menjelang musim kemarau 2026 mendapat respons cepat dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah potensi kemarau yang diprediksi datang lebih awal tahun ini.

Sejak awal Januari 2026, saat tanda-tanda musim kemarau mulai terasa di wilayah Kepulauan Riau, BRMP Kepri langsung melakukan langkah strategis dengan mendiseminasikan Varietas Unggul Baru (VUB) Cakrabuana Agritan kepada para petani.

Upaya ini dilakukan secara masif melalui Kelompok Substansi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, khususnya melalui Tim Kerja Penerapan dan Diseminasi, yang aktif melakukan sosialisasi teknologi budidaya serta memperkenalkan varietas padi yang lebih adaptif terhadap kondisi kekeringan.

Tidak hanya itu, Tim Kerja Pengelolaan Kerja sama dan Penilaian Kesesuaian juga turut berperan dalam menyediakan benih VUB yang toleran terhadap kekeringan sebagai bagian dari inovasi teknologi pertanian yang siap diterapkan petani di lapangan.

Langkah nyata juga terlihat di Kabupaten Bintan. Beberapa waktu lalu, BRMP Kepri turut mendampingi Kelompok Tani Sri Mukti serta sejumlah kelompok tani lainnya dalam mengembangkan VUB Inpari 38 Tadah Hujan Agritan, varietas yang dikenal memiliki kemampuan adaptasi baik pada lahan dengan ketersediaan air terbatas.

Pada tahun 2026 ini, BRMP Kepulauan Riau juga menjalankan kegiatan produksi benih sumber padi spesifik lokasi. Salah satu varietas yang dikembangkan adalah Cakrabuana Agritan label putih (kelas benih dasar) yang nantinya akan menghasilkan turunan kelas benih pokok (SS) berlabel ungu. Benih tersebut direncanakan untuk didiseminasikan lebih luas kepada petani di Kepulauan Riau, baik sebagai varietas unggul baru maupun sebagai inovasi teknologi untuk menghadapi tantangan musim kemarau. Sementara ini, selain memproduksi sendiri, BRMP Kepri menyediakan benih untuk didiseminasikan ke petani melalui UPBS terdekat seperti BRMP Riau dan BRMP Kalimantan Barat.

Penanggung Jawab Swasembada Pangan sekaligus Kepala BRMP Kepulauan Riau, Rudi Hartono, menegaskan bahwa BRMP Kepri berkomitmen penuh dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“BRMP Kepulauan Riau akan terus menjalankan tugas dan fungsi kami, khususnya dalam penyediaan varietas unggul baru yang spesifik lokasi. Varietas yang dikembangkan tentu telah disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan agroekosistem di Kepulauan Riau,” ujar Rudi.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian dan petani menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin dinamis. Dengan penerapan teknologi varietas unggul yang tepat, produksi padi di Kepulauan Riau diharapkan tetap terjaga meskipun menghadapi risiko kekeringan.

Langkah cepat BRMP Kepri ini sekaligus menjadi contoh bagaimana inovasi teknologi pertanian dapat langsung diterapkan di lapangan untuk menjawab tantangan iklim sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. 

Dengan semakin luasnya pemanfaatan varietas padi tahan kekeringan seperti Cakrabuana Agritan dan Inpari 38 Tadah Hujan Agritan, harapannya para petani di Kepulauan Riau dapat tetap produktif dan lebih siap menghadapi musim kemarau 2026.

Prev Next

- BSIP Kepulauan Riau


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Hemat Air hingga 20%, Kementan Dorong Pengelolaan Air Sawah Hadapi Kemarau
    27 Mar 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    Hari pertama bekerja Taman Agromodern BRMP Kepri Panen berlimpah Jagung dan Aneka Sayuran
    25 Mar 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    Petani Lahan Kering Bintan Panen Padi dan Jagung Sekaligus Lewat Sistem Tumpang Sari
    15 Mar 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    Hadapi Kemarau Lebih Awal, Kementan Dorong Pemanfaatan Varietas Padi Adaptif
    15 Mar 2026 - By BSIP Kepulauan Riau

tags

BRMP Benih Unggul Kementerian Pertanian Menteri Pertanian Swasembada Beras

Kontak

(0771) 22153/ 0822 8522 4163
(0771) 26285
[email protected]

Jl. Pelabuhan Sungai Jang No.38, Tj. Ayun Sakti, Kec. Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau 

Website : https://kepri.brmp.pertanian.go.id/

 

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau. All Right Reserved