• Pelabuhan Sungai Jang No.38
  • (0771) 22153/ 0822 8522 4163
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
8 dilihat       28 Juli 2026

BRMP Kepri Perkuat Sinergi Swasembada Pangan di Natuna melalui Rakor dan Kunjungan Lapangan

Natuna, 22 Juli 2026 - Dalam upaya mendukung program swasembada pangan berkelanjutan, Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau (BRMP Kepri) melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna serta penyuluh pertanian di Kabupaten Natuna. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. 

Rapat koordinasi dihadiri oleh Kepala BRMP Kepri Rudi Hartono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Syazali, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Ketua Kelompok Substansi Pendampingan dan Modernisasi Pertanian BRMP Kepri sekaligus Liaison Officer (LO) Kabupaten Natuna beserta tim, serta para penyuluh pertanian Kabupaten Natuna.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi serta menyelaraskan kinerja dan target pembangunan pertanian antara BRMP Kepri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, dan para penyuluh pertanian dalam mendukung program-program prioritas Kementerian Pertanian.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Syazali, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala BRMP Kepri beserta rombongan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna untuk bersinergi dalam pelaksanaan program Kementerian Pertanian di wilayahnya serta siap mendukung dan mendorong peran aktif para penyuluh pertanian dalam meningkatkan pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Natuna.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Natuna terhadap program swasembada pangan ditunjukkan melalui bantuan pupuk NPK dari pemerintah daerah serta sejumlah usulan bantuan pemerintah yang telah diajukan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, meliputi bantuan benih padi reguler, benih padi gogo, irigasi perpompaan (Irpom), irigasi perpipaan (Irpim), dan bangunan koservasi.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BRMP Kepri, Rudi Hartono, menyampaikan bahwa Kabupaten Natuna merupakan salah satu kabupaten yang aktif dalam mengusulkan bantuan pemerintah pada tahun 2026. Seluruh usulan bantuan yang telah diajukan telah melalui proses verifikasi oleh BRMP Kepri dan saat ini sedang diproses oleh Direktorat Jenderal teknis terkait di Kementerian Pertanian.

Rudi Hartono juga memberikan motivasi kepada para penyuluh pertanian untuk terus bekerja secara optimal dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten Natuna. Menurutnya, meskipun secara administrasi kepegawaian penyuluh pertanian berada di bawah Kementerian Pertanian, pelaksanaan pembangunan pertanian di daerah tetap harus dilaksanakan melalui koordinasi dan sinergi yang kuat dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna.

Lebih lanjut, Kepala BRMP Kepri menyampaikan bahwa salah satu program prioritas Menteri Pertanian saat ini adalah Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) dengan target nasional seluas satu juta hektare pada akhir tahun 2026. Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan target pengembangan PM-AAS seluas 219 hektar yang kemudian didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota. Kabupaten Natuna sendiri mendapatkan target pengembangan PM-AAS seluas 87 hektare.

Dalam sesi pemaparan materi, narasumber pertama, Jonri Suhendra Sitompul, menyampaikan perkembangan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Natuna, realisasi serapan pupuk subsidi, progres usulan bantuan pemerintah, serta pembagian target PM-AAS kepada masing-masing penyuluh pertanian. Jonri juga mendorong agar usulan benih padi reguler yang telah diajukan dapat dilakukan penyesuaian (top up) untuk memenuhi kebutuhan benih pada pertanaman model PM-AAS. Selain itu, dilakukan identifikasi potensi luas lahan baku sawah yang dapat dioptimalkan untuk mendukung perluasan areal tanam padi di Kabupaten Natuna.

Materi kedua disampaikan oleh Faisal Kurnia Harahap mengenai petunjuk teknis (Juknis) PM-AAS. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa model pertanaman PM-AAS dirancang untuk meningkatkan produktivitas padi hingga dua kali lipat melalui penerapan prinsip tanam rapat dalam barisan, penanaman benih secara langsung, pemupukan yang optimal, proteksi tanaman, serta efisiensi penggunaan tenaga kerja.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya para penyuluh pertanian dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan, mulai dari progres distribusi bantuan benih padi yang disesuaikan dengan jadwal tanam petani, pembagian target PM-AAS kepada masing-masing penyuluh, hingga penerapan PM-AAS pada lahan dengan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT).

Menanggapi hal tersebut, Jonri selaku Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian BRMP Kepri menjelaskan bahwa pembagian target PM-AAS di Kabupaten Natuna didasarkan pada ketersediaan lahan baku sawah serta capaian LTT pada periode sebelumnya. Sementara itu, bantuan benih padi saat ini sedang dalam proses distribusi oleh penyedia.

Faisal pun menambahkan bahwa penerapan PM-AAS tetap dapat dilakukan pada lahan dengan sistem TOT selama prinsip utama PM-AAS, seperti tanam rapat dalam barisan serta pemenuhan kebutuhan benih dan pupuk, tetap diterapkan. Kepala BRMP Kepri juga menegaskan bahwa penanaman benih dapat dilakukan secara manual menggunakan sistem tugal tanpa harus menggunakan alat tanam seperti drum seeder, dengan tetap memperhatikan pengelolaan pengairan tanaman.

Usai pelaksanaan rapat koordinasi, Kepala BRMP Kepri beserta tim yang didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, serta para penyuluh pertanian melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan irigasi perpompaan di Kabupaten Natuna.

Kunjungan pertama dilakukan ke lokasi irigasi perpompaan yang telah beroperasi di salah satu kelompok tani di Desa Batubi, Kecamatan Bunguran Batubi. Infrastruktur irigasi tersebut merupakan bantuan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kepulauan Riau yang terdiri atas satu bangunan utama dan tujuh titik bangunan tersier. Ketujuh bangunan tersier tersebut berfungsi untuk mengairi lahan sawah seluas satu hektare sehingga diharapkan mampu mendukung peningkatan indeks pertanaman di wilayah tersebut.

Kunjungan kedua dilaksanakan di lokasi pembangunan irigasi perpompaan yang berada di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. Dalam kegiatan tersebut, rombongan didampingi oleh Camat Bunguran Timur untuk meninjau langsung progres pembangunan yang saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Infrastruktur yang dibangun terdiri atas rumah pompa, sumur, dan bak penampung air yang akan dimanfaatkan untuk mengairi lahan sawah di sekitarnya.

Selain meninjau bangunan irigasi, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke lahan sawah yang akan menjadi penerima manfaat dari pembangunan irigasi perpompaan tersebut. Kunjungan lapangan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan sarana dan prasarana pertanian berjalan sesuai target serta mampu memberikan manfaat nyata bagi petani di Kabupaten Natuna.

Melalui rapat koordinasi dan kunjungan lapangan ini, BRMP Kepri bersama Pemerintah Kabupaten Natuna semakin memperkuat komitmen dan sinergi dalam mendukung percepatan swasembada pangan berkelanjutan melalui optimalisasi bantuan pemerintah, penerapan pertanian modern PM-AAS, serta pembangunan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan.

 

Prev Next

- BSIP Kepulauan Riau


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Kepulauan Riau Dampingi Kunker Komisi IV DPR RI Tinjau Pengawasan Karantina
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri Bekali Siswa PKL SMKN 1 Gunung Kijang, Siapkan Generasi Muda Siap Memasuki Dunia Kerja
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri Lakukan Audiensi dengan Pemda Kabupaten Natuna dan Tinjau Hilirisasi Perbenihan Kelapa
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepulauan Riau dan LPP RRI Tanjungpinang Perkuat Sinergi Diseminasi Informasi Swasembada Pangan
    23 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau

tags

BRMP Kementerian Pertanian Kerjasama Swasembada Beras hortikultura

Kontak

(0771) 22153/ 0822 8522 4163
(0771) 26285
[email protected]

Jl. Pelabuhan Sungai Jang No.38, Tj. Ayun Sakti, Kec. Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau 

Website : https://kepri.brmp.pertanian.go.id/

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau. All Right Reserved