BRMP Kepri Ajak Generasi Muda Kenali Inovasi Pertanian Modern dan Pengelolaan Lingkungan
BRMP Kepri Ajak Generasi Muda Kenali Inovasi Pertanian Modern dan Pengelolaan Lingkungan Lewat Kunjungan Agroedukasi SMPIT Al Madinah
Tanjungpinang — Suasana Taman Agromodern Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau (BRMP Kepri) tampak lebih ramai dan ceria dari biasanya pada hari Selasa (11/08/2026). Sebanyak 92 siswa SMPIT Al Madinah Tanjungpinang yang didampingi 4 orang guru pendamping berkunjung untuk mengikuti rangkaian kegiatan Agroedukasi, sebuah program pembelajaran luar kelas yang memadukan edukasi lingkungan, praktik pertanian modern, hingga keseruan kuliner berbahan dasar sayuran.
Kunjungan ini bukan sekadar tamasya edukatif biasa, melainkan dirancang sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual untuk melatih siswa berpikir kritis dalam menganalisis cara kerja inovasi teknologi pertanian modern serta dampaknya terhadap lingkungan dan perekonomian. Selain itu, siswa juga dibekali kemampuan menuangkan hasil observasi lapangan ke dalam karya visual maupun audio-visual, seperti vlog dan infografis. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat lebih memahami peran BRMP Kepri sebagai penyedia inovasi teknologi pertanian modern di wilayah Kepulauan Riau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan hangat kepada rombongan siswa yang baru tiba. Setelahnya, seluruh peserta mengikuti sesi pembukaan yang diwarnai sambutan dari Kepala BRMP Kepri yang diwakili oleh Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Firsta Anugerah Sariri, serta sambutan dari Kepala Sekolah SMPIT Al Madinah yang diwakili oleh Bapak Novi Alfino, dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.
Dalam sambutannya, Firsta Anugerah Sariri menyampaikan rasa antusiasnya menyambut kedatangan siswa-siswi SMPIT Al Madinah di BRMP Kepri. "Kami menyambut baik kedatangan adik-adik semua di sini. Semoga kunjungan ini bisa membuat adik-adik tertarik dan semakin bersemangat untuk mengeksplorasi dunia pertanian," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Bapak Novi Alfino turut menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara sektor pemerintahan, dalam hal ini BRMP Kepri, dengan sektor pendidikan seperti SMPIT Al Madinah dapat terus terjalin. Ia juga menegaskan pentingnya sektor pertanian, mengingat seluruh manusia membutuhkan pangan untuk dapat hidup.
Sesi pembukaan turut diisi dengan pemutaran dua video edukasi yang menjadi bekal awal bagi siswa sebelum terjun langsung ke lapangan. Video pertama mengulas tentang klasifikasi sampah, khususnya perbedaan antara sampah organik dan anorganik, sementara video kedua membahas proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Usai menonton bersama, antusiasme siswa semakin terpancing lewat sesi kuis berhadiah berupa tiga pertanyaan doorprize seputar materi video yang baru saja mereka saksikan.
Memasuki sesi inti, siswa diajak turun langsung ke lahan Taman Agromodern untuk merasakan sensasi memanen hasil pertanian secara langsung. Diiringi tawa dan semangat, mereka bergiliran memetik kangkung dan bayam yang selama ini dirawat oleh tim BRMP Kepri, sebuah pengalaman yang jarang mereka temui di bangku sekolah.
Tak berhenti di situ, para siswa juga diajak mempraktikkan langsung cara mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos. Menariknya, sebelum kegiatan berlangsung, siswa-siswi telah diminta membawa limbah organik rumah tangga masing-masing sebagai bahan praktik. Dengan bimbingan tim BRMP Kepri, mereka diajarkan tahap demi tahap cara mengolah limbah tersebut menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga sejak dini.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan sesi tanam yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok siswi (akhwat) mempraktikkan cara menyiapkan media tanam dalam polybag, sementara kelompok siswa (ikhwan) mempraktikkan pengolahan tanah dan penanaman jagung di ladang. Sama seperti sesi-sesi sebelumnya, setiap kelompok kembali dimeriahkan dengan doorprize berhadiah bagi siswa yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi yang telah dipelajari.
Puncak keseruan hari itu hadir menjelang siang, ketika para siswa mempraktikkan cara membuat es krim berbahan dasar sayuran. Kreasi kuliner yang tak biasa ini sontak mengundang decak kagum sekaligus rasa penasaran siswa, sekaligus menjadi cara kreatif BRMP Kepri untuk mengenalkan manfaat sayur kepada generasi muda melalui pendekatan yang menyenangkan.
Melalui kunjungan ini, siswa SMPIT Al Madinah tidak hanya memperoleh pengalaman belajar langsung di lapangan, tetapi juga diharapkan mampu menuangkan pemahamannya tentang inovasi pertanian modern ke dalam karya visual yang kreatif. Lebih dari itu, kegiatan ini turut menumbuhkan kecintaan siswa terhadap dunia pertanian serta kesadaran akan pengelolaan lingkungan sejak usia sekolah.