BRMP Kepri Dorong Transformasi Pertanian Bintan melalui PM-AAS dan Diversifikasi Komoditas Pertanian
BINTAN – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau terus mendorong modernisasi pertanian sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman padi gogo menggunakan teknologi Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS), penanaman cabai merah di screen house, serta penanaman jagung pipil di Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BRMP Kepulauan Riau, Rudi Hartono, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan, Riang Anggraini; perwakilan Bank Indonesia, Nofia Anggraeni; Ketua Wanita Tani HKTI Kabupaten Bintan sekaligus anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bintan, Elyza Riani; Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan, Suprapto; Camat Toapaya, Ivan Golar Riady; Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa Toapaya Utara, Dodi Saputra; serta penyuluh pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ketua dan anggota kelompok tani, dan tamu undangan lainnya.
Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah penanaman padi gogo dengan menerapkan teknologi modern Kementerian Pertanian melalui PM-AAS. Penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi pertanian menuju sistem budidaya yang lebih modern, efisien, dan produktif. Pengembangan padi gogo juga diharapkan dapat mengoptimalkan potensi lahan pertanian serta mendukung peningkatan produksi pangan di Provinsi Kepulauan Riau.
Selain padi gogo, kegiatan ini turut diisi dengan penanaman cabai merah di dalam screen house berukuran 10 × 15 meter dengan populasi sebanyak 1.000 batang. Pemanfaatan screen house diharapkan dapat mendukung pengelolaan budidaya cabai secara lebih optimal sekaligus menjadi salah satu upaya dalam menjaga ketersediaan komoditas hortikultura yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada padi gogo dan cabai merah, seluruh peserta juga melaksanakan penanaman jagung pipil menggunakan varietas Pendekar Sakti dan Syngenta pada lahan seluas 0,5 hektare. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan komoditas pertanian yang beragam sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan untuk meningkatkan produksi pangan. Penanaman jagung pipil diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha tani serta memberikan nilai tambah bagi petani di Kabupaten Bintan.
Kehadiran Kepala BRMP Kepulauan Riau bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bintan, perwakilan instansi terkait, dan para pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mempercepat penerapan inovasi dan modernisasi pertanian. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap petani, mulai dari penerapan teknologi budidaya hingga pengembangan komoditas sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayah.
Keterlibatan Kelompok Tani Barokah dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendorong pertanian berbasis potensi lokal. Melalui dukungan, pendampingan, dan penerapan teknologi yang berkelanjutan, petani diharapkan semakin mampu mengembangkan usaha tani secara produktif serta meningkatkan kapasitas dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian.
Melalui kegiatan penanaman padi gogo berbasis PM-AAS, cabai merah di screen house, dan jagung pipil, BRMP Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah serta kelompok tani. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi pertanian, diversifikasi komoditas, dan penguatan ketahanan pangan di Provinsi Kepulauan Riau.