BRMP Kepri Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026!
Tanjungpinang - Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau berkomitmen penuh menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) demi memperkuat basis data sektor agribisnis dan modernisasi pertanian di wilayah kepulauan. Menegaskan peran strategisnya sebagai perwakilan resmi Kementerian Pertanian di Provinsi Kepri, Kepala BRMP Kepri, Rudi Hartono, hadir langsung didampingi oleh Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian dalam acara Pencanangan SE2026 Provinsi Kepulauan Riau yang digelar pagi ini, Rabu, 17 Juni 2026, di Aula WAN Seri Beni, Kompleks Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang. Kehadiran jajaran BRMP Kepri ini menjadi bentuk sinergi nyata untuk memastikan seluruh potensi ekonomi sektor pertanian dan pangan di Bumi Segantang Lada tercatat secara akurat, mutakhir, dan komprehensif.
Rangkaian acara yang berlangsung megah ini dihadiri langsung oleh Kepala BPS RI, Ketua Pelaksana SE2026 Nasional, Gubernur Kepri, Sekda Kepri, jajaran Bupati/Wali Kota se-Kepri, Pimpinan Instansi Vertikal, Kepala OPD se- Kepri, Ketua TP PKK Kepri, akademisi, komunitas, hingga tokoh masyarakat. Acara diawali dengan Laporan Kegiatan oleh Kepala BPS Kepri, Toto Haryanto Silitonga yang menyampaikan bahwa Kepri telah siap melaksanakan SE2026 setelah sukses menggelar 130 kegiatan sosialisasi kepada 8.076 peserta serta 53 kegiatan "Ngisi Bareng" (Ngibar) bersama pelaku usaha besar dan menengah.
Apresiasi tinggi juga diberikan kepada Gubernur Kepri yang telah menerbitkan Surat Edaran dukungan dan bersedia menjadi sampel pendataan pertama pada 15 Juni lalu. Puncak acara ditandai dengan prosesi pencanangan SE2026 secara simbolis yang dipimpin oleh Gubernur Kepri dan Kepala BPS RI sebagai tanda dimulainya pengumpulan data ekonomi nasional secara serentak dari bulan Mei hingga Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menginstruksikan seluruh pemangku wilayah dari tingkat desa hingga kabupaten/kota, OPD se-Kepri beserta instansi vertikal untuk mendukung penuh SE2026. Beliau menegaskan bahwa sensus sepuluh tahunan ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan dasar krusial bagi pemangku kebijakan untuk membangun ekonomi inklusif demi kesejahteraan masyarakat Kepri.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPS RI, Amelia Adininggar Widyasanti memuji prestasi pertumbuhan ekonomi Kepri yang berhasil menembus 5 besar nasional. Beliau menyebut SE2026 sebagai alat untuk "mengasah permata biru" di gerbang utara Indonesia dan menjadi fondasi kebijakan ekonomi nasional untuk 5–10 tahun ke depan. Kepala BPS RI juga memaparkan peta potensi luar biasa di setiap wilayah Kepri yang harus dipotret secara akurat oleh petugas melalui aplikasi digital, mulai dari industri besar di Batam dan Karimun, pariwisata premium di Bintan dan Kepulauan Anambas, pusat UMKM kuliner di Tanjungpinang, hingga kekuatan sektor pertanian, perikanan, serta perkebunan di Natuna dan Lingga yang menjadi fokus pengawalan modernisasi oleh BRMP Kepri.
“Mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026! Bagi seluruh pelaku usaha di Kepulauan Riaumulai dari sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga industri besar—sambut petugas sensus yang datang ke tempat Anda dari Mei hingga Agustus 2026. Berikan data yang jujur, benar, dan akurat karena data Anda adalah fondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan modernisasi pertanian kita. Bersama data akurat, Kepri semakin hebat dan masyarakat makin sejahtera!”