BRMP Kepulauan Riau Dorong Peningkatan Produksi Cabai melalui Penyuluhan dan Pendampingan Lapangan
Tanjungpinang, – Dalam upaya meningkatkan kapasitas petani serta mendukung pengembangan hortikultura yang berkelanjutan, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau menghadiri kegiatan penyuluhan budidaya cabai di Sekretariat Kelompok Tani Berani Rejo, Kampung Karang Rejo, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Selasa (23/06).
Kegiatan ini menghadirkan Jonri Suhendra Sitompul, Penyuluh Pertanian sekaligus Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pendampingan Modernisasi Pertanian BRMP Kepulauan Riau, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Jonri menyampaikan materi teknis budidaya cabai secara komprehensif, mulai dari persiapan lahan, teknik persemaian, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga penanganan panen dan pascapanen.
Acara dibuka secara resmi oleh Lurah Pinang Kencana, Al Imron dan turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Kelsi dan penyuluh pertanian Provinsi Kepulauan Riau, ketua tim kerja (Katimker), serta penyuluh pertanian Kota Tanjungpinang.
Peserta kegiatan terdiri atas anggota Kelompok Tani Berani Rejo dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Asri yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Suasana penyuluhan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam budidaya cabai, mulai dari serangan hama dan penyakit hingga pengelolaan pemupukan. Berbagai solusi dan rekomendasi teknologi budidaya yang efektif dan efisien disampaikan untuk menjawab permasalahan tersebut.
Tidak hanya berhenti pada penyampaian materi di dalam ruangan, kegiatan juga dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke area pertanaman cabai. Pada kesempatan tersebut, tim BRMP Kepulauan Riau bersama para penyuluh melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi tanaman dan memberikan rekomendasi teknis yang sesuai dengan kondisi spesifik di lapangan.
Melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan ini, BRMP Kepulauan Riau berharap para petani semakin memahami dan mampu menerapkan teknologi budidaya cabai yang modern, produktif, efisien, serta ramah lingkungan. Peningkatan kapasitas petani diharapkan dapat berdampak pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, sehingga mendukung upaya penguatan ketahanan pangan dan pengembangan komoditas hortikultura, khususnya cabai, di Kota Tanjungpinang.
"Penyuluhan dan pendampingan lapangan merupakan bagian penting dalam proses modernisasi pertanian. Dengan penerapan teknologi budidaya yang tepat, diharapkan petani mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha taninya," ujar Jonri Suhendra Sitompul dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BRMP Kepulauan Riau dalam mendukung pengembangan pertanian modern melalui peningkatan kompetensi petani dan penerapan inovasi teknologi di tingkat lapangan.