Perkuat Silaturahmi dan Sambut Ramadhan 1447 H, Kepala BBRMP Kepri Hadiri Mungguhan HA-IPB Kepri
Tanjungpinang – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Balai Besar Modernisasi Pertanian (BBRMP) Kepulauan Riau, Dr. Rudi Hartono, S.P., M.P., bersama tim manajemen menghadiri kegiatan mungguhan dan silaturahmi yang digelar Himpunan Alumni IPB (HA-IPB) Kepulauan Riau di Gedung LAM, Tanjungpinang, pada Senin (16/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dibuka oleh Ketua HA-IPB Kepri, Zulhidayat, S.Hut., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan inspiratif agar Ramadhan disambut dengan penuh kegembiraan dan persiapan matang.
“Mari sambut Ramadhan dengan hati gembira melalui persiapan matang, yang mencerminkan suka cita kita, mulai dari penguatan mental hingga aksi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir sebagai narasumber, Dr. Muslim, MPH., selaku Ketua PERSAGI Kepri, yang menyampaikan sesi *wellness talk* mengenai pentingnya menjaga pola makan seimbang selama berpuasa. Ia menekankan pentingnya asupan gizi yang tepat agar umat Muslim tetap sehat, produktif, dan prima dalam menjalankan ibadah puasa.
Sementara itu, Dr. Muzahar Ahmad Zawawi, S.Pi., M.Si., Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan FIKP UMRAH, memaparkan tujuh persiapan spiritual esensial dalam menyambut Ramadhan. Di antaranya adalah penuntasan hutang puasa, taubat nasuha, perbaikan hubungan antarsesama, penguatan ilmu agama, peningkatan kepekaan sosial, hingga kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, HA-IPB Kepri juga memperkenalkan LAZNAS Yakesma Kepri sebagai mitra strategis dalam membangun sinergi untuk mengatasi berbagai isu sosial di Kepulauan Riau. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat peran alumni dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dr. Rudi Hartono menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menyambut Ramadhan. Menurutnya, ketersediaan pangan yang aman, sehat, dan cukup menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
“Momentum Ramadhan identik dengan meningkatnya kebutuhan bahan pangan. Oleh karena itu, modernisasi pertanian, penguatan produksi lokal, serta distribusi yang efisien menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan dan harga. Pertanian bukan hanya soal produksi, tetapi juga bagian dari ibadah dan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan umat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa BBRMP Kepri terus mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas pertanian daerah, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Acara ditutup secara harmonis dengan lantunan pantun khas Melayu yang mencerminkan kearifan lokal, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan komitmen memperkuat sinergi menjelang Ramadhan 1447 H.