Panen Jagung Hibrida di Toapaya – Poktan Sumber Rezeki Tetap Cuan Walau Tak Turun Hujan
Bintan – Kelompok Tani Sumber Rezeki yang diketuai oleh Muhammad Tahir sukses melaksanakan panen jagung hibrida varietas ADV Jago di Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, pada hari Rabu (11/2/2026). Panen ini menjadi bukti nyata kerja keras petani dalam mengembangkan varietas unggul yang mampu memberikan hasil lebih optimal.
Jagung hibrida ADV Jago (sering disebut ADV Jago PAC 789) dikenal memiliki daya tahan tinggi serta produktivitas yang menjanjikan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Pada panen kali ini meskipun dilanda kekeringan akibat tidak turun hujan selama 2 bulan, produktivitas panen tetap tinggi. “Kami menghasilkan 5 ton jagung diatas lahan seluas 2 hektar dan dihargai Rp. 7000/kg,” terang Tahir saat Tim Swasembada Pangan Bintan datang berkunjung. “Kami berharap hasil panen ini tidak hanya memberi manfaat bagi anggota kelompok saja, tetapi juga menjadi motivasi bagi petani lain untuk terus memanfaatkan varietas unggul,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Layanan dan Penerapan Modernisasi Pertanian BRMP Kepulauan Riau, Firsta Anugerah Sariri dan Tim Swasembada Pangan Bintan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan yang diwakili Kepala Bidang Tanaman dan Holtikultura beserta tim, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Kehadiran para pihak menjadi bukti nyata dalam memberikan dukungan dan kolaborasi untuk mendorong semangat petani dalam mengembangkan komoditas jagung di Bintan.
Keberhasilan panen ini tak lepas dari komitmen BRMP Kepulauan Riau yang berkolaborasi dengan DKPP Bintan dan PPL dalam pemberian bimbingan intensif melalui pendampingan penerapan standar SNI 8969:2021 tentang Indonesian Good Agricultural Practices (SNI IndoGAP) guna memastikan kualitas produksi yang berdaya saing sekaligus menjaga keberlanjutan hasil panen. Firsta menegaskan bahwa panen jagung di Toapaya merupakan contoh nyata penerapan teknologi pertanian modern. “Kami melihat semangat petani di Bintan untuk mau mengadopsi varietas unggul sebagai langkah maju dalam modernisasi pertanian. Panen ini menunjukkan bahwa inovasi bisa berjalan beriringan dengan kearifan lokal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman dan Hortikultura DKPP Kabupaten Bintan, Ita Rosemeili, menambahkan bahwa keberhasilan panen ini akan menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mendukung petani. “Kami berkomitmen memberikan pendampingan dan dukungan saprotan agar hasil pertanian di Bintan semakin meningkat. Panen jagung hibrida ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara petani dan pemerintah dapat menghasilkan capaian yang membanggakan,” jelasnya.
Kegiatan panen ini memperlihatkan semangat kebersamaan antar petani di Toapaya. Dengan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait, keberhasilan panen jagung hibrida diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Bintan dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan.