Sinergi di Balik Layar: Cara BRMP Kepri Perkuat Mental Penyuluh Hadapi Dinamika Batam
Batam – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau (BRMP Kepri), Rudi Hartono, memberikan pembinaan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia kepada penyuluh pertanian se-Kota Batam di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Senin (11/5/2026). Kegiatan yang berlangsung usai koordinasi program pertanian bersama DKPP Kota Batam tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan peran penyuluh dalam mendukung pengembangan pertanian modern di Kota Batam.
Dalam arahannya, Rudi Hartono menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi penyuluh pertanian lapangan (PPL) agar mampu menjalankan tugas pendampingan secara optimal dan terarah. “Penyuluh harus fokus pada pengembangan pertanian yang terkomando secara terpadu. Kinerja PPL di lapangan perlu terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan pertanian ke depan,” ujarnya.
Pada sesi diskusi, para penyuluh membeberkan sederet kendala mereka di lapangan, terutama konflik status hukum lahan yang memicu penggusuran petani hingga terpaksa pindah ke kawasan Galang Baru, serta prosedur peminjaman alsintan yang belum optimal. Meski begitu, potensi besar muncul dari 46 petani Galang Baru yang berpengalaman menanam padi gogo yang rencananya akan mereka kembangkan ke depannya di kawasan itu.
Merespons kendala tersebut, Rudi Hartono menginstruksikan penyuluh segera mengajukan bantuan benih dan sarana prasarana melalui sistem e-Banper sesuai Permentan Nomor 2 Tahun 2026, mendorong komoditas strategis lewat Kelompencapir Digital, serta mengajak petani mandiri mengelola alsintan melalui UPJA demi keberlanjutan pertanian Batam.
BRMP Kepri menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pengembangan pertanian di Kota Batam, termasuk pemanfaatan kawasan hutan kemasyarakatan dan perhutanan sosial sebagai wilayah pengembangan pertanian.