Panen Perdana Padi Gogo di Bintan Timur: Bukti Potensi Pertanian Lahan Kering yang Menjanjikan
Bintan, 24 September 2025 – Kabupaten Bintan kembali mencatatkan keberhasilan dalam sektor pertanian dengan digelarnya panen perdana padi gogo (padi lahan kering) di Kecamatan Bintan Timur. Setelah sukses di Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, kali ini giliran Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani Jaya, yang dipimpin oleh Liana, menuai hasil dari budidaya padi varietas Inpari IR Nutri Zinc di kawasan Sei Lekop.
Budidaya padi lahan kering ini dimulai sejak awal Juni lalu. Dengan dukungan benih diseminasi, pembekalan teknologi budidaya dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau, serta pendampingan intensif dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Bintan Timur dan bantuan sarana produksi pertanian (saprotan) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, Sadri anggota Poktan Karya Tani Jaya berhasil memanen hasil yang menggembirakan.
Selain panen, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada petani yang dinilai berhasil mengembangkan padi gogo sesuai program Pengembangan Padi Lahan Kering pada Lahan Perkebunan dan Lahan Kering Lainnya. Kriteria penerima penghargaan meliputi kesediaan mengikuti program tanam perdana, penerapan teknik budidaya sesuai standar, pemupukan dan pemeliharaan yang tepat, serta keaktifan publikasi di media sosial.
Berdasarkan kriteria tersebut, Poktan Karya Tani Jaya terpilih sebagai penerima penghargaan utama. Mereka menerima hadiah berupa hand sprayer dan pestisida yang diserahkan langsung oleh Kepala BPP Bintan Timur, Kepala BRMP Kepri, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Prasarana Sarana dan Penyuluhan DKPP Bintan, Lurah Sei Lekop, serta perwakilan KPPN Tanjungpinang.
Kepala BRMP Kepulauan Riau, Ahmad Tohir Harahap, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Menurutnya, keberhasilan panen perdana menjadi bukti nyata bahwa pengembangan padi lahan kering memiliki potensi besar di Kabupaten Bintan. “Program ini mampu mendorong semangat petani untuk berinovasi dan memanfaatkan lahan kering secara optimal, sehingga bisa mendukung swasembada pangan di daerah,” ujarnya.
Dengan capaian ini, Kecamatan Bintan Timur tercatat sebagai salah satu wilayah dengan lahan terluas dalam pengembangan padi lahan kering tahun 2025. Ke depan, diharapkan keberhasilan ini dapat menginspirasi petani lain di Kabupaten Bintan untuk mengembangkan budidaya padi gogo dan meningkatkan produktivitas pertanian daerah.