Pemprov Kepri Genjot Program Mandiri Cabai, 60 Ribu Bibit Dibagikan ke Masyarakat
TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong kemandirian pangan melalui Program Kepri Mandiri Cabai. Program ini ditandai dengan penyerahan bantuan puluhan ribu bibit cabai kepada masyarakat yang berlangsung di Balai Perbenihan, Pengawasan dan Sertifikasi serta Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kepri, Senin (27/4).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau Rudi Hartono, didampingi Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian Firsta Anugerah Sariri beserta tim. Penyerahan bibit secara simbolis dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumala Sari Ansar, kepada perwakilan masyarakat.
Program Kepri Mandiri Cabai merupakan inisiatif Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk menekan laju inflasi daerah yang kerap dipicu fluktuasi harga cabai. Selain itu, program ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah dengan mendorong masyarakat menanam cabai secara mandiri, baik di pekarangan rumah maupun di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Dewi Kumala Sari Ansar menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga. “Melalui gerakan ini, diharapkan masyarakat mampu memenuhi kebutuhan cabai secara mandiri sehingga tekanan inflasi dapat ditekan,” ujarnya.
Pada tahun 2026, Pemprov Kepri menyiapkan sebanyak 60.000 bibit cabai untuk didistribusikan ke berbagai wilayah. Rinciannya, 8.000 bibit untuk Kota Batam, 30.000 bibit untuk Kota Tanjungpinang, dan 22.000 bibit untuk Kabupaten Bintan.
Selain penyerahan bibit, kegiatan ini juga diisi dengan penanaman alpukat secara bersama oleh unsur Forkopimda, tim pengendali inflasi daerah, serta instansi vertikal terkait seperti Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepri. Penanaman ini menjadi simbol integrasi tanaman hortikultura guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan.
Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. BRMP Kepri turut berperan melalui pendampingan teknis dan diseminasi inovasi, termasuk penerapan teknologi Proliga cabai yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas. Kolaborasi ini juga melibatkan Bank Indonesia dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Secara terpisah, Kepala BRMP Kepri bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikuktura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan turut menyerahkan bantuan bibit cabai kepada masyarakat di Pulau Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan.
Dengan kondisi geografis Kepri yang berbentuk kepulauan, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini. Keterlibatan penyuluh pertanian lapangan (PPL) hingga dinas terkait diharapkan mampu memastikan program berjalan optimal dan berkelanjutan.
Ke depan, Program Kepri Mandiri Cabai diproyeksikan tidak hanya fokus pada komoditas cabai, tetapi juga akan dikembangkan ke sektor pangan unggulan lainnya guna memperkuat ketahanan pangan daerah secara menyeluruh.